Al Insan

Khamis, 10 Jun 2010

DIALOG RASULULLAH DAN IBLIS



Suatu ketika Allah SWT memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis agar menghadap Baginda Rasul saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disuka maupun yang dibencinya. Hal ini dimaksudkan untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad saw dan juga sebagai peringatan dan perisai umat manusia.
Kemudian Malaikat itupun mendatangi Iblis dan berkata : “Hai Iblis! Engkau diperintah Allah untuk menghadap Rasulullah saw. Bukalah semua rahasiamu dan jawablah setiap pertanyaan Rasulullah dengan jujur. Jika engkau berdusta walau satu perkataanpun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu serta disiksa dengan azab yang amat pedih”.
Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan, maka segera ia menghadap Rasulullah saw dengan menyamar sebagai orang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai yang panjangnya seperti ekor lembu.
Iblis pun memberi salam sampai 3 (tiga) kali salam, Rasulullah saw tidak juga menjawabnya, maka Iblis berkata : “Ya Rasullullah! Mengapa engkau tidak menjawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?” Maka jawab Nabi dengan marah : “Hai musuh Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Jangan kau coba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam as sehingga beliau keluar dari syurga, kau hasut Qabil sehingga ia tega membunuh Habil yang masih saudaranya sendiri, ketika sedang sujud dalam sembahyang kau tiup Nabi Ayub as dengan asap beracun sehingga beliau sengsara untuk beberapa lama, kisah Nabi Daud as dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.
Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wa jalla, tapi aku diharamkan Allah menjawab salammu. Aku mengenalmu dengan baik wahai Iblis, Raja segala Iblis. Apa tujuanmu menemuiku?”.
Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Engkau dapat mengenaliku karena engkau adalah Khatamul Anbiya. Aku datang atas perintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam as hingga akhir zaman nanti. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, aku tidak berani menyembunyikannya”.
Kemudian Iblispun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata : “Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatahpun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu”.
Ketika mendengar sumpah Iblis itu, Nabipun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah kesempatanku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar seluruh sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai seluruh umatku.
Pertanyaan Nabi (1) :
“Hai Iblis! Siapakah musuh besarmu?”
Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara musuh-musuhku di muka bumi ini”.
Kemudian Nabipun memandang muka Iblis dan Iblispun gemetar karena ketakutan. Sambung Iblis : “Ya Khatamul Anbiya! Aku dapat merubah diriku seperti manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suarapun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah. Andaikan aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu.
Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu juga aku berusaha menarik mereka kepada kekafiran, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan yang benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku”.
Pertanyaan Nabi (2) :
“Hai Iblis! Apa yang kau perbuat terhadap makhluk Allah?”
Jawab Iblis : “Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, berbuai dengan makanan dan minuman, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda, emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan yang haram.
Demikian juga ketika pesta di mana lelaki dan perempuan bercampur. Di sana aku lepaskan godaan yang besar supaya mereka lupa peraturan dan akhirnya minum arak. Apabila terminum arak itu, maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga perbuatan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.
Apabila mereka sadar akan kesalahan mereka lalu hendak bertaubat dan berbuat amal ibadah, akan aku rayu supaya mereka membatalkannya. Semakin keras aku goda supaya mereka berbuat maksiat dan mengambil isteri orang. Jika hatinya terkena godaanku, datanglah rasa ria’, takabur, iri, sombong dan melengahkan amalnya. Jika lidahnya yang tergoda, maka mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat”.
Pertanyaan Nabi (3) :
“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambah laknat yang besar dan siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?
Jawab Iblis : “Semuanya itu adalah anugerah dari Allah Yang Maha Besar. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa diriku telah beribu-ribu tahun menjadi Ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke langit yang lebih tinggi. Kemudian aku tinggal di dunia ini beribadah bersama para Malaikat beberapa waktu lamanya.
Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan manusia yang pertama (Nabi Adam as) dan seluruh Malaikat diperintah supaya memberi hormat sujud kepada lelaki itu, hanya aku saja yang ingkar. Oleh karena itu, Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu berubah menjadi keji dan menakutkan. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikaruniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.
Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itupun aku masih belum puas dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga hari kiamat kelak.
Sebelum engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia, tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadah dan balasan pahala serta syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia dan memberitahu manusia yang lain tentang apa yang sebenarnya aku dapatkan dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid’ah dan kehancuran.
Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak diijinkan oleh Allah untuk naik ke langit dan mencuri rahasia karena banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku memaksa untuk naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tentaraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu, maka semakin beratlah pekerjaanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut manusia”.
Pertanyaan Nabi (4) :
“Hai Iblis! Apa yang pertama kali kau tipu dari manusia?”
Jawab Iblis : “Pertama kali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir dan juga dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, akan aku tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikuti kemauanku”.
Pertanyaan Nabi (5) :
“Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, apa yang terjadi padamu?”
Jawab Iblis : “Sungguh penderitaan yang sangat besar. Gemetarlah badanku dan lemah tulang sendiku, maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda manusia pada setiap anggota badannya.
Beberapa iblis datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, lupa bilangan raka’atnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, hilang khusyuknya, matanya senantiasa melirik ke kanan dan ke kiri, telinganya senantiasa mendengar percakapan orang dan bunyi-bunyi yang lain.
Beberapa iblis yang lain duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya tidak kuat sujud berlama-lama, penat waktu duduk tahiyat dan dalam hatinya selalu merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, itu semua membuat berkurangnya pahala. Jika para iblis tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan hukuman yang berat”.
Pertanyaan Nabi (6) :
“Jika umatku membaca Al-Qur’an karena Allah, apa yang terjadi padamu?”
Jawab Iblis : “Jika mereka membaca Al-Qur’an karena Allah, maka terbakarlah tubuhku, putuslah seluruh uratku lalu aku lari dan menjauh darinya”.
Pertanyaan Nabi (7) :
“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?”
Jawab Iblis : “Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya”.
Pertanyaan Nabi (8) :
“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?”
Jawab Iblis : “Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya buatku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatat dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam memohonkan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemudian orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya dan dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa, barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasanya”.
Pertanyaan Nabi (9) :
“Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?”
Jawab Iblis : “Seluruh sahabatmu termasuk musuh besarku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satupun tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata : “Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk”.
Sayyidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a’zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Lagipula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Sayyidatina Aisyah yang juga banyak menghafal Hadits-haditsmu.
Adapun Sayyidina Umar bin Khatab, aku tidak berani memandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah seluruh tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan : “Jikalau ada Nabi sesudah aku, maka Umar boleh menggantikan aku”, karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar ‘Al-Faruq’.
Sayyidina Usman bin Affan, aku tidak bisa bertemu karena lidahnya senantiasa membaca Al-Qur’an. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak 2 (dua) kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang menghampiri dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan : “Barangsiapa menulis Bismillaahirrahmaanirrahiim pada kitab atau kertas-kertas dengan tinta merah, niscaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid”.
Sayyidina Ali bin Abi Thalibpun aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadah dan beliau adalah golongan orang pertama yang memeluk agama Islam serta tidak pernak menundukkan kepalanya kepada berhala. Bergelar ‘Ali Karamullahu Wajhahu” dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga ‘Harimau Allah’ dan engkau sendiri berkata : “Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya”. Lagipula dia menjadi menantumu, aku semakin ngeri kepadanya”.
Pertanyaan Nabi (10) :
“Bagaimana tipu dayamu kepada umatku?”
Jawab Iblis : “Umatmu itu ada 3 (tiga) macam. Yang pertama, seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah dan meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril as : “Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat”. Yang kedua, umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal saleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga, umatmu seperti Fir’aun, terlampau tamak dengan harta dunia dan dihilangkan amal akhirat, maka akupun bersuka cita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku ajak kemana saja mengikuti kemauanku. Jadi dia selalu bimbang kepada dunia dan tidak mau menuntut ilmu, tidak pernah beramal saleh, tidak mau mengeluarkan zakat dan malas beribadah.
Lalu aku goda agar manusia minta kekayaan lebih dulu dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka aku rayu supaya lupa beramal, tidak membayar zakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia selalu bimbang akan hartanya dan berangan-angan hendak merebut kemewahan dunia, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk kemaksiatan”.
Pertanyaan Nabi (11) :
“Siapa yang serupa denganmu?”
Jawab Iblis : “Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang yang belajar agama Islam”.
Pertanyaan Nabi (12) :
“Siapa yang membuat mukamu bercahaya?”
Jawab Iblis : “Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu dan suka ingkar janji”.
Pertanyaan Nabi (13) :
“Apa yang kau rahasiakan dari umatku?”
Jawab Iblis : “Jika seorang Muslim buang air besar dan tidak membaca do’a terlebih dahulu, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari”.
Pertanyaan Nabi (14) :
“Jika umatku bersatu dengan isterinya, apa yang kau lakukan?”
Jawab Iblis : “Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya dan membaca do’a pelindung syaitan, maka aku lari dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak, maka anak itu akan gemar berbuat maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku santap makanannya lebih dulu daripadanya. Walaupun mereka makan, tidaklah mereka merasa kenyang”.
Pertanyaan Nabi (15) :
“Apa yang dapat menolak tipu dayamu?”
Jawab Iblis : “Jika berbuat dosa, maka cepat-cepatlah bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah, segeralah mengambil air wudhu’, maka padamlah marahnya”.
Pertanyaan Nabi (16) :
“Siapakah orang yang paling engkau sukai?”
Jawab Iblis : “Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu”.
Pertanyaan Nabi (17) :
“Hai Iblis! Siapakah saudaramu?”
Jawab Iblis : “Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka di waktu Subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian juga pada waktu Dzuhur, Asar, Maghrib dan Isya’, aku beratkan hatinya untuk sholat”.
Pertanyaan Nabi (18) :
“Apa yang dapat membinasakan dirimu?”
Jawab Iblis : “Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Qur’an dan sholat tengah malam”.
Pertanyaan Nabi (19) :
“Hai Iblis! ?” Apa yang dapat memecahkan matamu?”
Jawab Iblis : “Orang yang duduk di dalam masjid dan beri’tikaf di dalamnya”.
Pertanyaan Nabi (20) :
“Apa lagi yang dapat memecahkan matamu?”
Jawab Iblis : “Orang yang taat kepada kedua ibu bapaknya, mendengar kata mereka, membantu makan, pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda : Syurga itu di bawah tapak kaki ibu”.

Khamis, 27 Mei 2010

Rahsia ketika Sujud



Solat merupakan perintah yang sampaikan oleh Allah secara terus kepada Nabi Muhammad SAW berbanding dengan perintah yang lain seperti puasa,zakat, haji dan lain-lain. Mungkin ramai di kalangan umat Islam tidak sedar mengenai pelbagai hikmah yang tersembunyi ketika sujud.
Pada hal, kita perlu sedar bahawa tiada suatu pun ciptaan dan suruhan Allah SWT yang sia-sia, malahan setiap ciptaan itu mempunyai kelebihan yang selalunya tidak terjangkau akal manusia. Manusia melakukan sujud dalam dua bentuk, iaitu sujud fizikal seperti ketika bersolat dan sujud spiritual berbentuk ketaatan kepada perintah Allah SWT dan menjauhi larangannya.
Ulama mengatakan sujud ketika solat adalah waktu manusia paling hampir dengan Allah SWT dan mereka menggalakkan kita bersujud lebih lama. Manusia paling dekat dengan Allah ketika sujud solat.
DARIPADA Anas, katanya Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud:
"Sempurnakanlah sujud mu! Jangan membentangkan dua siku seperti anjing
(tidur)."


Sujud ialah meletakkan kepala di bumi. Ketika sujud, fikiran berada lebih rendah daripada hati. Ulama mengatakan bahawa sujud ketika solat adalah waktu manusia paling hampir dengan Allah SWT.Sebenarnya ketika seseorang manusia itu mengerjakan solat, berpuluh puluh iblis akan datang menggoda. Sesetengahnya datang pada setiap
anggota badan supaya datang perasaan malas, was-was, terlupa bilangan rakaat, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, sentiasa hendak cepat, hilang khusyuk dengan mata sentiasa menjeling ke kiri ke kanan, telinga sentiasa mendengar orang bercakap serta bunyi-bunyian lain. Ketika sujud kita digalakkan bertafakur beberapa ketika. Dari segi kesihatan, bersujud boleh mengelak penyakit pening atau migrain. Ini terbukti oleh saintis yang membuat kajian kenapa dalam sehari kita perlu
bersujud. Ahli sains menemui bahawa ada beberapa milimeter ruang udara dalam saluran darah di kepala yang tidak dipenuhi darah. Dengan bersujud maka darah akan mengalir ke ruang berkenaan.

Dalam solat, cara sujud mestilah mengikut kaedah paling sempurna iaitu turun ke bawah dengan tangan, meletakkan ia ke bawah sebelum lutut. Kita dilarang meniru cara unta duduk iaitu cara duduk dengan lutut dulu. Hendaklah jadikan tapak tangan sama aras dengan kedua bahu. Tidak meletakkan (melebarkan) lengan di tanah seperti anjing. Meletakkan hidung dan dahi di atas bumi. Begitu juga dengan lutut. serta perut jari kaki. Menegakkan kaki dengan tumit berdiri tegak selari. Semua anggota disebutkan tadi dipanggil sebagai anggota sujud yang menentukan sempurna atau tidaknya sujud seseorang sedang solat iaitu seperti mana diperintahkan Rasulullah SAW.

Hikmah sujud

Antara hikmah lain sujud adalah melegakan sistem pernafasan dan
mengembalikan kedudukan organ ke tempat asalnya. Bernafas ketika sujud
pula boleh:

· membetulkan kedudukan buah pinggang yang terkeluar sedikit dari tempat asalnya.
· membetulkan pundi peranakan yang jatuh.
· melegakan sakit hernia (burut)
· mengurangkan sakit senggugut ketika haid.
· melegakan paru-paru daripada ketegangan.
· mengurangkan kesakitan bagi pesakit apendiks atau limpa.
· kedudukan sujud adalah paling baik untuk berehat dan mengimbangkan lingkungan bahagian belakang tubuh.
· meringankan bahagian pelvis.
· memberi dorongan supaya mudah tidur.
· menggerakkan otot bahu, dada, leher, perut serta punggung ketika akan sujud dan bangun daripada sujud.
· pergerakan otot itu menjadikan ototnya lebih kuat dan elastik, secara automatik memastikan kelicinan perjalanan darah yang baik.
· bagi wanita, pergerakan otot itu menjadikan buah dadanya lebih baik, mudah berfungsi untuk menyusukan bayi dan terhindar daripada sakit buah dada.
· mengurangkan kegemukan.
· pergerakan bahagian otot memudahkan wanita bersalin, organ peranakan mudah kembali ke tempat asal serta terhindar daripada sakit gelombang perut (convulsions) .
· organ terpenting iaitu otak manusia menerima banyak bekalan darah dan oksigen.mengelakkan pendarahan otak jika tiba-tiba menerima pengepaman darah ke otak secara kuat dan mengejut serta terhindar penyakit salur darah dan sebagainya.

Dari segi psikologi pula, sujud membuatkan kita merasa rendah diri di hadapan Yang Maha Pencipta sekali gus mengikis sifat sombong, riak, takbur dan sebagainya.
Dari segi perubatan, kesan sujud yang lama akan menambahkan kekuatan aliran darah ke otak yang boleh mengelakkan pening kepala dan migrain, menyegarkan otak serta menajamkan akal fikiran sekali gus menguatkan mentaliti seseorang. Menurut kajian, terdapat beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki darah sedangkan setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara normal dan sempurna.

Ahad, 16 Mei 2010

Khasiat² Surah




ALFATIHAH - MEANS IF YOU READ NEVER MAKE ALLAH ANGRY
YAASIN - DONT LET YOU THIRSTY YAU ALKIAMAH
AL-MULK - NO PUNISHMENT (AZAB) IN GRAVE
ALKAUSAR - MEANS DONT LET YOU SEPERATE WITH PEOPLE

ALKAFIRUN - DONT LET YOU BE KAFIR BEFORE YOU DIE
ALIKHLAS - NEVER BECAME MUNAFIK (SAY DIFFERENCE WHAT YOU FEEL)
ALFALAQ - STOP POEOPLE HASAD YOU
AL NAAS - CAN STOP SYAITAN TO CONTROL YOU

BISMILLAH (Dengan nama Allah)
Barangsiapa membaca sebanyak 21 kali ketika hendak tidur, nescaya terpelihara dari godaan dan gangguan syaitan, dari bencana manusia dan jin, daripada kecurian dan kebakaran, dan daripada kematian terkejut. Dan barangsiapa membaca sebanyak 50 kali diahadapan orang yang zalim, hinalah dan masuk ketakutan dalam hati si zalim serta naiklah keberanian dan kehebatan kepada pembaca.

SURAH AL-FATIHAH (Pembukaan)

Barangsiapa membacanya sebanyak 41 kali diantara sembahyang sunatnya, nescaya permintaannya di perkenankan, jika sakit lekas sembuh dan nescaya dikasihi oleh makhluk dan ditakuti oleh musuh. Barangsiapa membaca 20 kali sesudah tiap-tiap sembahyang fardhu, nescaya rezkinya dilapangkan oleh Tuhan dan bertambah baik keadaannya, serta bercahaya rohaninya.

AYAT AL-KURSI (Kekuasaan Allah)

Barangsiapa membacanya sekali selepas setiap sembahyang fardhu, nescaya terpelihara dari tipudaya dan ganguan syaitan. Dengan membacanya, seorang yang miskin akan menjadi kaya, dan jika dibaca ketika hendak tidur nescaya akan terselamat dari kecurian, kebakaran dan kekaraman. Barangsiapa sentiasa membaca ayat Al-Kursi, nescaya Allah akan kurniakan kepada ahli rumahnya kebaikkan yang tidak terhitung banyaknya. Barangsiapa berwudhuk lalu membaca sekali, nescaya Allah ! Akan meninggikan darjatnya setinggi 40 darjat dan Allah akan mendatangkan para malaikat menurut bilangan hurufnya, raya berdoa untuk sipembaca sehinggalah ke hari Qiamat. Dan tersebut se dalam hadith yang lain:Barangsiapa membacanya ketika hendak tidur, nescaya Allah akan membuka pintu rahmat baginya hingga kesubuh, dan mengurniakan
kota nur menurut bilangan rambut dibadannya. Jika sipembacanya meninggal dunia pada malam itu, ia dikira mati syahid. Hadith yang lain mengatakan:Barangsiapamembacanya selepas setiap sembahyang fardhu, nescaya akan terpelihara dari kekerasan malakul-maut, dan Allah sendiri yang mencabut rohnya, dan dia akan dibangkitkan bersama para Mujahid yang berjihad beserta para Anbiya hingga ia gugur mati Syahid. Imam Jaafar Shadiq r.a. mengatakan: Barangsiapa membaca sekali, nescaya Allah akan menghindar darinya 1,000 kesukaran duniawi, yang terkecil sekali ialah kemiskinan dan kepapaan, dan 1,000 kesukaran ukhrawi, yang terkecil sekali ialah azab neraka.

SURAH AL-BAQARAH (Sapi Betina)

Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surah ini (Amanarrasulu) sebelum tidur, ia akan terselamat dari segala bala bencana dan mara bahaya.

SURAH ALI-IMRAN (Keluarga Imran)

Barangsiapa membaca tiga ayat yang pertama dari surah ini, Nescaya ia akan mencapai kesihatan dari segala penyakit dan terselamat dari gangguan jin.

SURAH AN-NISSA’ (Perempuan)

Barangsiapa yang membaca ayat yang ke 75 dari surah ini, nescaya ia akan terselamat dari kejahatan para penjahat.

SURAH AL-MAIDAH (Hidangan)

Barang siapa membaca ayat yang ke 7 dari surah ini, sebanyak yang mungkin selama 3 hari berturut -turut, insya Allah akan terselamat dari was-was semasa wudhu dan sembahyang. Barang siapa membaca ayat 89 hingga ayat 101 dari surah ini, keatas air lalu diberi minum kepada orang yang bercakap dusta, nescaya ia tidak akan bercakap dusta lagi.

SURAH AL-AN’AM (Binatang Ternak)

Barang siapa membacanya sebanyak 7 kali, nescaya akan terhindar dari segala bala bencana. Jika ayat 63 dan 64 dari surah ini,dibaca oleh penumpang kapal, ia akan terselamat dari karam dan tenggelam.

SURAH AL-A’RAAF (Benteng Tinggi)

Barang kali membaca ayat 23 dari surah ini, selepas tiap-tiap sembahyang fardhu, lalu beristighfar kepada Allah, nescaya akan terampun segala dosanya. Barang siapa membaca ayat 47 dari surah ini, ia akan terpelihara dari kekacauan para penzalim serta ia akan mendapat rahmat Allah.

SURAH AL- ANFAL (Rampasan)

Barang siapa membaca ayat 62 dan 63 dari surah ini, nescaya dia akan di cintai dan dihormati oleh sekalian manusia.

SURAH AL-BARAAH (AT-TAUBAH) (Pemutus perhubungan)

Barangsiapa membacanya, nescaya akan terselamat dari kemunafiqan dan akan mencapai hakikat iman. Barang siapa membaca ayat 111 dari surah ini,dikedai atau ditempat-tempat perniagaan, nescaya akan maju perniagaannya itu.

SURAH YUNUS (Yunus)

Barangsiapa membaca ayat 31dari surah ini, keatas Perempuan yang hamil, nescaya ia melahirkan anak dalam kandungannya itu dengan selamat.Barangsiapa membaca ayat 64 dari surah ini, nescaya ia akan terhindar dari mimpi-mimpi yang buruk dan mengigau.

SURAH AL-HUD (Hud)

Barang siapa membaca, nescaya ia akan mendapat kekuatan dan Kehebatan serta ketenangan dan ketenteraman jiwa. Barang siapa membaca ayat 56 dari surah ini, pada setiap masa, nescaya ia akan terselamat dari gangguan manusia yang jahat dan binatang yang liar. Barang siapa membaca ayat 112 dari surah ini, sebanyak 11 Kali selepas tiap-tiap sembahyang, nescaya akan mencapai ketetapan hati.

SURAH YUSUF (Yusuf)

Barang siapa membacanya, akan di murahkan rezekinya dan diberikan kemuliaan kepadanya. Barang siapa membaca ayat 64 dari surah ini, ia akan terhindar dari kepahitan dan kesukaran hidup.Barang siapa membaca ayat 68 dari surah ini, nescaya Allah akan mengurniakan kesalehan kepada anak-anaknya.

SURAH AR-RA’D (Petir)

Barang siapa membaca ayat 13 dari surah ini, ia akan terselamat dari petir. Dan barangsiapa membaca ayat 28 dari surah ini, nescaya Penyakit jantungnya akan sembuh.

SURAH IBRAHIM (Ibrahim)

Barang siapa membaca ayat-ayat 32 hingga 34 dari surah ini, nescaya anak-anaknya akan terhindar dari perbuatan-perbuatan syirik dan bida’ah.

SURAH AL-IIIJ’R (Batu Gunung)

Barang siapa membaca 3 ayat yang terakhir dari surah ini, ke atas perempuan yang selalu anak kandungannya gugur, nescaya anak kandungannya itu akan terselamat, dari gugurnya.

SURAH BANI ISRAIL (anak-anak Israil)

Barang siapa membacanya ke atas air, lalu diberi minum kepada orang yang bercakap gagap insya Allah akan hilang gagapnya itu. Barang siapa membaca ayat 80 dari surah ini, ketika ia pulang dari perjalanan, nescaya dia akan dimuliakan dan dihormati oleh orang-orang yang setempat dengannya.

SURAH AL-KAHF (Gua)

Barang siapa membacanya, akan terhindar dari kemiskinan dan kepapaan. Barang siapa membacanya pada malam Jumaat, nescaya dia akan mendapat rezeki yang murah.

SURAH MARYAM (Maryam)

Barang siapa membacanya, nescaya akan mendapat kejayaan di dunia dan di akhirat.

SURAH THAAHAA (Hai Manusia)

Barang siapa membacanya, nescaya Allah akan mengurniakan kepadanya ilmu pengetahuan dan akan tercapai segala maksudnya. Barang siapa membaca ayat-ayat 25 hingga 28 sebanyak 21 kali, tiap-tiap hari selepas sembahyang subuh nescaya otaknya akan cerdas dan akalnya akan sempurna.

SURAH AL ANBIYA (Nabi-Nabi)

Barang siapa membaca ayat 83 dari surah ini, nescaya dia akan mendapat sebesar-besar pangkat di sisi Allah s.w.t .

SURAH AL-HAJ (Haji)

Barang siapa membacanya, Allah akan membinasakan musuh-musuhnya.

SURAH AL-MU’MINUN (Orang-orang Mukmin)

Barang siapa membacanya ke atas air, lalu diberi minum kepada orang yang selalu minum minuman keras,nescaya dia tidak akan meminumnya lagi. Barang siapa membaca ayat 28 dari surah ini, nescaya perahunya akan terselamat daripada karam dan rumahnya akan terselamat dari kecurian dan serangan musuh.

SURAH AN-NUUR (Cahaya)

Barang siapa membacanya, nescaya ia akan terhindar dari mimpi-mimpi yang buruk. Barang siapa membaca ayat 35 dari surah ini,pada hari Jumaat sebelum sembahyang Asar, nescaya dia akan disegani oleh orang ramai.

SURAH AL-FURQAN (Pembaca)

Barang siapa membacanya sebanyak 3 kali ke atas air yang bersih, lalu air itu dipercikkan di dalam rumah, nescaya rumah itu akan terselamat dari gangguan binatang-binatang yang liar dan ular-ular yang bisa.

SURAH ASY-SYU A’RA (Ahli-ahli Syair)

Barang siapa membaca ayat 130 dari surah ini, sebanyak 7 kali dengan senafas ke atas orang-orang yang digigit oleh binatang-binatang yang berbisa nescaya akan hilang bisa-bisa itu.

SURAH AN-NAML (Semut)

Barang siapa membacanya nescaya nikmat-nikmat Allah akan kekal kepadanya.

SURAH AL-QA-SHASH (Cerita)

Barang siapa membacanya ke atas pekerja-pekerjanya, nescaya Mereka tidak akan mencuri dan mengkhianat. Barang siapa membaca ayat-ayat 51 hingga 55 dari surah ini, Nescaya otaknya akan cergas, akalnya akan sempurna dan budi pekertinya akan halus.

SURAH AL-ANKABUT (Labah-labah)

Barang siapa membacanya, nescaya demamnya akan sembuh. Barang siapa membacanya, nescaya ia akan terhindar dari gelisah dan keluh kesah.

SURAH AR-RUM (Rum)

Barang siapa membacanya, nescaya Allah akan membinasakan orang yang hendak menzaliminya.

SURAH LUQMAN (Luqman)

Barang siapa membacanya, nescaya ia akan terhindar dari segala-gala penyakit terutama dari penyakit-penyakit perut. Barang siapa membaca ayat31 dari surah ini, nescaya akan terselamat dari bencana banjir.

SURAH AS-SAJ DAH (Sujud)

Barang siapa membaca ayat-ayat 7 hingga 9 dari surah ini, ke atas kanak-kanak yang baru lahir, nescaya ia akan terhindar dari segala-gala penyakit ruhani dan jasmani.

SURAH AL-AHZAB (Golongan-golongan)

Barang siapa membaca ayat-ayat 45 hingga 48 dari surah ini, nescaya ia akan mendapat kemuliaan dan kehormatan sejati. Dan barang siapa membaca ayat-ayat 60 hingga 66 dari surah ini, nescaya Allah akan membinasakan musuh-musuhnya.

SURAH SABA‘ (Saba‘)

Dengan membacanya, terselamatlah ia dari segala-gala bala bencana, terutamanya dari rosaknya tanam-tanaman.

SURAH FAATHIR (Pencipta)

Barang siapa membaca ayat-ayat 29 dan 30, nescaya Allah Akan memberkati perniagaannya.

SURAH YAASIIN (Hai Manusia)

Nabi kita Muhammad s.a.w bersabda : “Tiap-tiap sesuatu Mempunyai hati dan hati Al-Quran ialah surah Yaasiin.” Yaasiin kerana Allah, nescaya akan terampun segala-gala dosanya kecuali dosa syirik..” Dalam satu hadith yang lain Baginda s.a.w bersabda: “Hendaklah kamu membaca surah Yaasiin ke atas pesakit-pesakitmu yang menghadapi sakaratul-maut, nescaya Allah s.w.t akan meringankan kekerasan sakaratul-maut itu.” Dalam satu hadith yang lain pula Baginda s.a.w bersabda : “Aku ingin benar, agar surah Yaasiin ini dihafaz oleh tiap-tiap umatku.” Barang siapa membacanya sebanyak 41 kali, pasti akan tercapai segala hajat dan cita-citanya. Barang siapa membacanya sebanyak 21 kali pada malam Jumaat, Lalu berdoa istghfar untuk kedua ibu bapanya, nescaya dosa kedua ibu bapanya akan diampunkan oleh Tuhan. Barang siapa membaca sekali ketika membuka kedai atau perniagaan, nescaya akan maju perniagaannya itu. Barang siapa membacanya sekali pada awal malam, andaikata ia mati pada malam itu, mesti ia mati syahid. Barang siapa membacanya sekali selepas tiap-tiap sembahyang Jumaat,nescaya ia akan diselamatkan dari siksa kubur. Jika dibacanya oleh seorang askar, ketika ia hendak turun kemedan peperangan, Allah akan mengurniakan kepadanya keberanian dan kegagahan, serta naiklah ketakutan pada musuh-musuhnya. Hikmat-hikmat dan khasiat-khasiat surah Yaasiin ini banyak benar di! dapati di dalam kitab-kitab hadith tetapi cukuplah setakat ini untuk diamal oleh anda sekalian.

SURAH ASH-SHAAFFAAT (Yang Berbaris)

Barang siapa membacanya, insya Allah in akan terpelihara daripada gangguan jin.

SURAH SHAAD (Shaad)

Dengan membaca ayat 42 dari surah ini, nescaya akan mendapat kebahagian sejati.”Berdoalah kepadaKu, nanti Aku perkenankan permintaanmu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan dirinya dari menyembah Aku, mereka akan masuk neraka jahannam dengan hina.”[Al-Mukmin: 60]

Khamis, 29 April 2010

PERBEZAAN ANTARA JIN & SYAITAN



Jin dan syaitan kedua-duanya dijadikan oleh Allah daripada api. Firman Allah:
Maksudnya: “Dan Kami jadikan jin sebelum Adam daripada api yang paling panas (lidah api)”
“Dan jin pula, kami jadikan dia sebelum itu dari agin api yang panasnya menyerap ke liang bulu roma” (Surah al-Hijr: ayat 27)
Syaitan adalah berasal daripada jin. Allah berfirman:Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam", maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (Allah) bagi orang-orang yang zalim.”(Surah al-Kahfi: ayat 50)

JENIS-JENIS SYAITAN
1) Syaitan anak cucu iblis
2) Syaitan daripada jin. (Maknanya jin yang sudah jadi jahat dan jadi iblis)
3) Syaitan daripada manusia.

“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.” (Surah al-An’am: ayat 112)

Kejadian Jin ada 3 jenis
Banyak hadith-hadith nabi yang menyebut tentang jenis-jenis kejadian jin. Salah satu hadith menyebutkan:
“Allah jadikan jin itu 3 bentuk seperti anak adam, seperti binatang dan seperti angin diruang udara yang luas”.
Yang berupa manusia itu bermacam-macam jenisnya. Begitu juga ilmu, kekuatan dan kebolehan mereka juga berbeza-beza.
Antara jin yang kuat seperti disebutkan dalam al-Quran ialah “ifrit”. Firman Allah:
Maksudnya: “Berkata `Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: "Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya".
(Surah al-Naml: ayat 39)
Jin dan iblis itu sebenarnya tidak tahu yang ghaib. Seperti yang berlaku jin-jin nabi Allah sulaiman (a.s.) tidak tahu nabi Sulaiman telah meninggal dunia (wafat) sehinggalah tongkatnya reput dimakan anai-anai. Firman Allah:
Maksudnya: “Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak tetap dalam siksa yang menghinakan.”
(Surah Saba: ayat 14)

Sebahagian daripada jin itu setengahnya bodoh, lebih bodoh daripada manusia. Contohnya:
1) Jin dihambakan oleh manusa dengan pelbagai suruhan
Jin ditipu oleh manusia, contohnya: Jin disuruh menunggu tumbuhnya sesuatu benda yang mustahil akan tumbuh, misalnya, batu atay kacang hijau atau bijian yang telah digoreng.
Tolong menolong antara jiin dan manusia memang berlaku. Tetapi tolong menolong itu dilarang oleh Allah s.w.t. Allah berfirman:
“Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya, (dan Allah berfirman): "Hai golongan jin (syaitan), sesungguhnya kamu telah banyak (menyesatkan) manusia", lalu berkatalah kawan-kawan mereka dari golongan manusia: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami". Allah berfirman: "Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)". Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.”(Surah al-An’am: ayat 128)
Syaitan menjadi musuh manusia, begitu juga jin-jin yang jahat. Tetapi permusuhan mereka dengan cara persahatan. Disebut di dalam al-Quran; “Tazzyin”, yang salah diperlihatkan betul dan yang buruk diperlihatkan cantik, yang baik diperlihatakan buruk atau jahat dan sebagainya.
Dalam al-Quran semua manusia Allah jadikan mangsa tipu-daya iblis, kecuali orang-orang yang ikhlas.
Mereka yang bersahabat dengan jin dan iblis sebenarnya telah tertipu dan terpedaya.
CARA SYAITAN DAN JIN MENGUASAI DAN MENIPU MANUSIA
1. Dari luar badan, peringkat permulaan.
2. Masuk ke dalam tubuh badan melalui saluran darah dan urat-urat yang besar. Peringkat serius.
Mereka yang dimasuki oleh syaitan atau jin adakala seperti sedar seperti biasa. Adakalanya sampai peringkat tidak sedar. Yang tidak sedar dalam al-Quran di sebut “Majnun” orang terkena jin. Nabi bersabda:

Bermaksud: “Sesungguhnya syaitan itu berlari-lari di dalam pembuluh darah anak Adam”.

Berbagai ilmu tipu daya syaitan melalui berbagai ilmu dan amalan yang salah tetapi diperlihatkan oleh iblis dan jin-jin yang jahat seperti benar, misalnya: Menggunakan ayat al-Quran, nama-nama walil, ulamak, nama pahlawan-pahlawan (Tok Janggut, Hang Tuah, dan lain-lain), nama ahli-ahli tasawuf (Sheikh Abdul Qadir Jailani), nabi-nabi dan Rasul-rasul (nabi Khidir dan lain-lain).
Menerusi berbagai ilmu ini, maka orang yang terlibat itu akan mempmemperolehi kebolehan luar biasa seolah-olah seperti karamah walau pun sebenarnya bukan karamah, tetapi tipu daya jin.

PANDUAN PENTING UNTUK MEMBEZAKAN KARAMAH DENGAN PERBUATAN JIN DAN IBLIS

1 KARAMAH. Merupakan kurnia Allah, pertolongan Allah, tidak dapat dirancang, tidak disangka-sangka atau boleh diprogramkan. Tetapi perbuatan iblis dan syaitan boleh dirancang, dan diprogramkan.
2. Karamah berlaku sekali-sekala dalam hidup seseorang itu hanya mungkin beberapa kali tetapi perbuatan iblis dan jin sentiasa boleh berlaku pada bila-bila masa yang dikehendaki. Contohnya, sentiasa kasyaf, sentiasa kebal, sentiasa kuat dan sebagainya.

Jin boleh masuk ke tubuh kita dengan 5 sebab:
1. Saka atau keturunan.
2. Ilmu salah yang dituntut atau diamalkan.
3. Disihir orang
4. Masuk sendiri kerana disukai jin atau dimarahi.
5. Selalu berdekat atau berubat dengan pawang, bomoh atau suka berdukun dengan orang yang mempunyai atau bersahabat dengan jin.

TANDA-TANDA SESEORANG TELAH DIRESAPI OLEH JIN DALAM TUBUHNYA.
Perasaan dan sifatnya:
1. Marah
2. Murung
3. Putus asa
4. Susah nak tidur
5. Cakap tak betiul.
6. Sentiasa berfikir yang bukan-bukan.
7. Malas

Tanda-tanda fizikal pada tubuh.
1. Panas
2. Sebahagian panas atau sejuk
3. Bila dipegang sakit.
4. Pandangan mata kabur atau tidak terang/jelas
5. Anggota menggeletar
6. Anggota menjadi berat atau kakuPening kepala.
7. Bengkak pada sebahagian anggota tertentu.
8. Bengkak pada sebahagian anggota tertentu.
9. Keras pada bahagian tertentu.
10. Urat-urat tegang.
11. Makan tidak selera atau makan terlalu banyak.
12. Sendi-sendi sakit.
13. Rasa nak muntah.
14. Pening /migrain
15. Terdengar bisikan atau nampak-nampak benda ghaib.

CARA PENCEGAHAN
Daripada dihampiri oleh iblis, syaitan dan jin, Allah s.w.t. berfirman di dalam al-Quran:
Maksudnya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung”.(Surah al-Anfaal: ayat 45)

Amalan-amalan lain dijaga, dipelihara dan ditingkatkan. Antara amalan-amalan tersebut ialah:
1. Memperbanyakkan sembahyang.
2. Memperbanyakkan berdoa.
3. Memperbanyakkan membaca al-Quran.
4. Sentiasa membersihkan badan.

PENGUBATAN ATAU RAWATAN
Berdasarkan pengalaman dengan 5 cara akan membawa kepada pelbagai jenis penyakit seperti sakit pening kepala, migran, sakit perut seperti gastrik atau ulcer, goud, buasir, berbagai penyakit mata, pendengaran, kudis dan pelbagai penyakit kulit, busung, barah, lumpuh, stroke, lemah jantung, darah tinggi, terlalu gemuk atau kurus, lemah-lemah sendi-sendi atau badan, was-was. I.Q. lemah, kuat tidur, tak boleh tidur, ketagihan, membunuh, mengamuk, menangis, selalu demam, takut sejuk dan lain-lain lagi.
Rawatan yang digunakan, sebaik-baiknya ikut kaedah Rasulullah (s.a.w.) dan setengah ulamak-ulamak Islam.
Sebahagian rawatan atau kaedah nabi ialah Nabi Muhammad (s.a.w.) memukul atau menepuk orang sakit dirasuk jin dengan menggunakan tangan ke bahagian-bahagian badan tertentu. Nabi juga menggunakan serbannya memukul kepada orang yang dirasuk jin.
Ulamak Islam yang ada yang menggunakan tongkat dengan memukul pesakit yang dirasuk jin iaity Ibnu Tamiyyah, Imam Ahmad Hanbal menggunakan terompah kayu untuk mengubati pesakit dirasuki jin

Sabtu, 17 April 2010

Fakta Ilmiah Tentang Keharaman Babi



Babi adalah sejenis haiwan ungulata yang bermancung panjang dan berhidung leper dan merupakan haiwan yang berasal dari Eurasia.
Kadang kala juga dikenali sebagai khinzir (perkataan Arab). Babi adalah
omnivora, yang berarti mereka memakan barangan baik dari daging maupun tumbuh-tumbuhan.
Selain itu, babi adalah salah satu mamalia yang paling bijak, dan dilaporkan lebih bijak dan mudah dipelihara dibandingkan dengan anjing atau kucing. Babi adalah binatang yang paling malas dan kotor, Suka memakan bangkai dan kotorannya sendiri & kotoran manusia pun dimakannya. Sangat suka berada pada tempat yang kotor, tidak suka berada di tempat yang bersih dan kering. Babi adalah sejenis haiwan pemalas dan tidak suka bekerja (mencari makan), tidak tahan terhadap sinaran matahari, tidak aktiv, tapi cara pemakananya rakus (lebih suka makan dan tidur), bahkan paling rakus di antara hewan jinak lainnya.
Jika umur meningkat,ia akan menjadi semakin malas dan lemah (tidak berhasrat menerkam dan membela diri). Suka dengan sejenis dan tidak pencemburu.
(QS Al Baqarah ayat 173)
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah[108]. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(QS Al An'aam ayat 145)
Katakanlah: "Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi - karena sesungguhnya semua itu kotor - atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka
sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

(QS An Nahl Ayat 115)
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai,
darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain
Allah; tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak
menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah
Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Hadis riwayat Jabir bin Abdullah ra.
Bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda pada tahun penaklukan, ketika beliau masih berada di Mekah: Sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya telah mengharamkan penjualan khamar, bangkai, babi dan berhala. Lalu beliau ditanya: Wahai Rasulullah, bagaimana dengan lemak bangkai yang digunakan untuk mengecat perahu, meminyaki kulit dan untuk menyalakan lampu? Beliau menjawab: Tidak boleh, ia tetap haram (Shahih Muslim)


Perbezaan antara seorang mukmin dengan kafir dalam amal perbuatannya terutama didasarkan dari niatnya. Seorang yang beriman ketika mengerjakan sesuatu atau meninggalkannya, selalu mendasarkan tindakannya itu atas perintah dan larangan dari Allah SWT. Sebaliknya seorang kafir tidak pernah menjadikan perintah dan larangan Allah SWT sebagai landasan amalnya.Misalnya, ketika seorang muslim melakukan shalat dan ditanyakan kepadanya, mengapa dia shalat?, maka jawapannya adalah bahwa karena
Allah SWT telah memerintahkannya untuk shalat. Tentang shalat itu ada manfaatnya buat kesihatan atau ketenangan jiwa dan sebagainya, tidaklah menjadi landasan dasar atas shalatnya. Dan di situlah peranan niat yang sebenarnya.
Demikian juga ketika seorang mukmin meninggalkan khamar, zina, judi dan makan babi, niatnya semata-mata karena dia tunduk, taat dan patuh kepada larangan dari Allah SWT. Bukan sekedar mengejar hikmah dan tujuan yang bersifat duniawi. Tidak minum khamar bukan karena sekedar tidak mau mabuk, melainkan semata-mata karena Allah SWT mengharamkannya.
Tidak mau zina bukan karena takut kena sipilis atau HIV, tetapi karena ada larangan dari Allah SWT. Demikian juga, tidak makan babi bukan karena takut ada cacing pita atau takut penyakit yang terkandung didalam daging babi, melainkan karena Allah SWT sudah mengharamkannya.
Adapun orang kafir tidak pernah mendasarkan tindakannya itu karena iman dan ketundukan kepada aturan yang datang dari Allah SWT. Paling jauh, landasannya sekadar logik dan penemuan ilmiah. Padahal, sesuatu yang ilmiah itu justru bersifat nisbi dan sangat mudah berubah Kalau kita amati masa kini, banyak juga non muslim yang berubah atas penemuan ilmiahnya dan menjadi ikut-ikutan berpuasa sebagaimana seorang mukmin. Misalnya, karena kesimpulan ilmiah membuktikan bahwa dengan mengosongkan perut, tubuh akan semakin sehat. Maka mereka pun berpuasa sebagaimana orang mukmin.Jawapan seperti itu bukan berarti kita menafikan adanya manfaat dan hikmah di balik setiap perintah dan larangan dari Allah SWT. Tentu manfaat dan hikmahnya banyak sekali kalau mau diungkap, bahkan selalu ada penemuan baru yang bersifat ilmiah dan mampu membuktikan kebenaran agama Islam. Termasuk hikmah di balik pelarangan memakan babi.
Selain karena babi hidup lebih kotor dari haiwan ternak yang lainnya, juga semua
agama samawi baik yahudi, nasrani dan Islam, sepakat memposisikan babi sebagai lambang kebusukan dan kenajisan.
Banyak orang mengungkapkan bahwa babi itu kalau terpaksa, mau makan kotorannya sendiri. Sementara haiwan lainnya masih punya harga diri. serta babi juga adalah pemakan bangkai dan memakan kotorannya sendiri. Juga banyak yang mengatakan bahwa daging babi terlalu banyak mengandung zat-zat yang berbahaya bagi tubuh manusia. Karana makannya tidak terkawal, apa saja dimakannya, sehingga tubuhnya pun mengandung segala jenis penyakit.
Dan masih banyak lagi rahasia dan hikmah di balik pelarangan makan babi yang boleh didapatkan. Namun semua itu sekedar menambah keyakinan yang sudah ada di dalam hati kita. Bukan sebagai landasan utama. Dan buat kita, apakah di balik larangan makan babi itu ada hikmah atau tidak, sama sekali tidak ada hubungannya dengan ketaatan kita kepada Allah SWT yang telah melarang kita memakan babi.
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang disebut selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang.

Hal ini penting untuk diketahui, terutama oleh pemuda-pemudi kita yang sering pergi ke negara-negara Eropa dan Amerika, yang menjadikan daging babi sebagai makanan pokok dalam hidangan mereka. Kejadian ini berlangsung ketika Imam Muhammad Abduh mengunjungi Perancis. Mereka bertanya kepadanya mengenai rahasia diharamkannya
babi dalam Islam. Mereka bertanya kepada Imam, “Kalian (umat Islam) mengatakan bahwa babi haram, karena ia memakan sampah yang mengandung cacing pita, mikro-mikro dan bakteria-bakteria lainnya. Hal itu sekarang ini sudah tidak ada. Karena babi diternak dalam peternakan modern, dengan kebersihan terjamin, dan proses sterilisasi yang mencukupi. Bagaimana mungkin babi-babi itu terjangkit cacing pita atau bakteria dan mikroba yang lainnya.?”
Imam Muhammad Abduh tidak langsung menjawab pertanyaan itu, dan dengan kecerdikannya beliau meminta mereka untuk mendapatkan dua ekor ayam jantan berserta satu ayam betina, dan dua ekor babi jantan beserta satu babi betina. Mengetahui hal itu, mereka bertanya, “Untuk apa semua ini?” Beliau menjawab, “Penuhi apa yang saya pinta, maka akan saya perlihatkan suatu rahsia.”
Mereka memenuhi apa yang beliau pinta. Kemudian beliau memerintahkan agar melepas dua ekor ayam jantan bersama satu ekor ayam betina dalam satu kandang. Kedua ayam jantan itu berkelahi dan saling membunuh, untuk mendapatkan ayam betina bagi dirinya sendiri, hingga salah satu dari keduanya hampir tewas. Beliau lalu memerintahkan agar mengurung kedua ayam tersebut. yang terjadi adalah 2 (dua) ekor ayam jantan tersebut berkelahi dahulu untuk memperebutkan 1 (satu) ekor ayam betina tersebut sampai ada yang menang dan kalah. Dan itu sesuai dengan Kudrat dan Fitrah manusia
yang diciptakan oleh Allah SWT.
Namun Apa yang terjadi Pada kandang Babi?
Ini yang menarik. Pada kandang kedua, iaitu kandang berisi 2 (dua) ekor babi jantan dan 1 (satu) ekor babi betina. Ternyata 2 (dua) ekor babi jantan tidak berkelahi untuk memperebutkan 1 (satu) ekor babi betina, tetapi yang terjadi adalah 2 (dua) ekor babi jantan tersebut malahan menyetubuhi secara beramai-ramai 1 (satu) ekor babi betina tersebut dan juga terjadi hubungan Homoseksual antara kedua ekor babi jantan setelah selesai dengan si betina. Hal inilah yang jelas-jelas bertentangan dengan Fitrah umat manusia. Bilamana umat Islam ikut-ikutan memakan babi maka ditakutkan umat Islam akan mempunyai sifat dan karateria seperti babi ini.
Pemakan daging babi sering mengeluhkan bau pesing(hanyir) pada daging babi (menurut penelitian ilmiah, hal tersebut disebabkan karena praeputium babi sering bocor, sehingga urine(air Kencing) babi merembes ke daging).Lemak punggung babi tebal, babi memiliki back fat (lemak punggung) yang lumayan tebal. pemakan babi sering memilih daging babi yg lemak punggungnya tipis, karena semakin tipis lemak punggungnya, dianggap semakin baik kualitinya. Sifat lemak punggung babi adalah mudah mengalami oxidative rancidity, sehingga secara struktur kimia sudah tidak layak dikonsumsi.Daging babi adalah daging yang sangat sukar dicerna karena banyak mengandung lemak. Meskipun empuk dan terlihat begitu enak dan lazat, namun daging babi. Ibaratnya racun, seperti halnya kolesterol! Selain itu, daging babi menyebabkan
banyak penyakit : pengerasan pada urat nadi, naiknya tekanan darah, sakit dada yang mencekam (angina pectoris), dan radang pada sendi-sendi.
Babi adalah haiwan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi haiwan lain. Ia makan semua makanan yang ada di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya. Ia memakan semua yang boleh dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya, entah kotoran manusia, haiwan mau pun tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada lagi yang boleh dimakan di hadapannya. Kadang ia mengencingi kotorannya dan memakannya jika berada di hadapannya, kemudian memakannya kembali. Ia memakan sampah busuk dan kotoran haiwan lain.

Wallahu A’lam Bish-shawab.

Jumaat, 26 Mac 2010

taqwa


SABAN minggu kita di ingatkan khatib dalam khutbahnya supaya meningkatkan ketakwaan kepada Allah. Dalam peringatan itu khatib berkata, takwa boleh dicapai dengan melaksanakan semua perintah Allah serta menjauhi larangan-Nya.

Persoalannya sekarang, adakah kita benar-benar faham apa itu takwa atau disebabkan sering kali diingatkan lantas membuatkan kita menganggap takwa sebagai perkataan yang tidak membawa sebarang erti mendalam serta tidak berkaitan dengan iman.

Kepentingan takwa sebenarnya jelas apabila ia menjadi antara rukun khutbah yang perlu diberi perhatian. Meninggalkan peringatan untuk bertakwa kepada Allah dalam teks khutbah akan menyebabkan ia tidak sempurna.

Sebenarnya bagi mencapai takwa yang hakiki, bukan sekadar menghendaki kita melaksanakan perintah Allah serta meninggalkan larangan-Nya. Takwa memerlukan kita melakukan lebih daripada itu kerana ia membabitkan amalan roh dan jiwa.

Takwa membawa maksud berwaspada, berjaga-jaga dan takut kepadaNya dengan menjauhi segala laranganNya. Asal kepada perkataan ‘ittaqa’ itu juga membawa maksud menjadikannya pelindung daripada sesuatu perkara.

Jelaslah takwa bukan saja membawa maksud takut kepada Allah, malah sebagai pelindung dan pemelihara daripada sebarang perkara buruk, lebih-lebih lagi perkara yang boleh membawa kita tergolong di kalangan hambaNya yang rugi di akhirat nanti.

Ketinggian tahap takwa apabila ia dijadikan kayu ukur kepada pemilihan hamba Allah yang dipandang mulia di sisi-Nya.

Firman Allah yang bermaksud:

”Sesungguhnya semulia-mulia kamu di sisi Allah ialah orang yang lebih takwanya di antara kamu, (bukan yang lebih keturunan atau bangsanya), sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Mendalam Pengetahuan-Nya (akan keadaan dan amalan kamu).” (Surah al-Hujurat, ayat 13)

Sebagai satu cara untuk mencapai takwa bagi kita yang mungkin boleh dikategorikan dalam golongan bawahan jika dimuhasabah dari segi tahap keimanan, beberapa perkara yang dikaitkan dengan takwa menerusi ayat al-Quran perlu diteliti antaranya:
Berbuat baik sesama insan serta bermaaf-maafan

Ayat ini berkaitan dengan hubungan suami dan isteri yang bercerai.

Firman Allah yang bermaksud: “Dan perbuatan kamu bermaaf-maafan (halal menghalalkan) itu lebih hampir kepada takwa. Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan berbudi sesama sendiri, sesungguhnya Allah sentiasa melihat akan apa juga yang kamu kerjakan.” (Surah al-Baqarah, ayat 237)
Sentiasa berlaku adil

Allah menjelaskannya menerusi firman yang bermaksud: “Wahai orang beriman, hendaklah kamu semua sentiasa menjadi orang yang menegakkan keadilan kerana Allah, lagi menerangkan kebenaran; dan jangan sekali-kali kebencian kamu terhadap sesuatu kaum itu mendorong kamu kepada tidak melakukan keadilan. Hendaklah kamu berlaku adil (kepada sesiapa juga) kerana sikap adil itu lebih hampir kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui dengan mendalam akan apa yang kamu lakukan.” (Surah al-Ma’idah, ayat 8)

Melakukan amalan dengan keikhlasan

Allah menjelaskan perkara ini serta mengambil ibadah korban sebagai contoh, dalam firman yang bermaksud: “Daging dan darah binatang korban atau hadiah itu tidak sekali-kali akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya ialah amal yang ikhlas berdasarkan takwa dari kamu.” (Surah al-Hajj, ayat 37)

Melaksanakan perintah Allah dengan penuh kesabaran

Hal ini dijelaskan Allah melalui perintah solat bagi menggambarkan bahawa ibadat yang diperintahkan sememangnya memerlukan kesabaran dalam pelaksanaannya.

Gangguan syaitan dan dorongan nafsu manusia yang mengarah kepada keburukan akan sentiasa menjadi penghalang utama kepada pelaksanaan ibadat dan perintah Allah. Firman Allah yang bermaksud: “Dan perintahlah keluargamu serta umatmu mengerjakan sembahyang, dan hendaklah engkau tekun bersabar menunaikannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, (bahkan) Kamilah yang memberi rezeki kepadamu, dan (ingatlah) kesudahan yang baik adalah bagi orang yang bertakwa.” (Surah Toha, ayat 132)

Menjaga hak orang lain dan memenuhi janji

Firman Allah yang bermaksud: “Bahkan (mereka berdosa memakan hak orang, kerana), sesiapa yang menyempurnakan janjinya (mengenai hak orang lain) dan bertakwa, maka sesungguhnya Allah mengasihi orang yang bertakwa.” (Surah Ali-Imran, ayat 76)

Dapat disimpulkan sifat mahmudah atau terpuji haruslah sentiasa disemai dalam diri setiap individu Muslim bagi mencapai ketakwaan yang sebenar kepada Allah. Berbaik sangka sesama manusia, mudah memberi dan meminta maaf, sabar, adil, ikhlas, memenuhi janji, berkasih sayang, reda adalah amalan hati yang boleh membentuk peribadi terpuji serta prasyarat mencapai martabat golongan bertakwa.

Tanpa takwa yang sebenar dalam diri, segala perintah Allah yang dilaksanakan tidak membawa sebarang faedah dan manfaat kepada diri dan kehidupan dunia serta akhirat. Allah secara jelas menyatakan takwa seharusnya dijadikan pakaian diri setiap Muslim dan ia sebaik-baik pakaian.

Firman Allah bermaksud: “Wahai anak Adam! Sesungguhnya Kami sudah menurunkan kepada kamu (bahan untuk) pakaian menutup aurat kamu, dan pakaian perhiasan; dan pakaian berupa takwa itulah yang sebaik-baiknya.” (Surah al-A’raaf, ayat 26)

Rabu, 17 Mac 2010


Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo’akannya walaupun dia tidak berada di sisi kita.

Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Kerana Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta …

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mahu mencuba.

Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan di benakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.

Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurnia tersebut.

Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu menjadi emas, keruh menjadi hening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Seandainya kamu ingin mencintai atau memiliki hati seorang gadis, ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah. Kadangkala kamu mencium harum mawar tersebut, tetapi kadangkala kamu terasa bisa duri mawar itu menusuk jari.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, hanya untuk mengetahui baahwa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.

Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehingga kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna penyesalan kerana perginya tanpa berkata lagi.

Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya.
Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, kiranya kamu benar-benar mencintainya setulus hati.

Hati-hati dengan cinta, kerana cinta juga dapat membuat orang sihat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU.
Kemungkinan apa yang kamu sayangi atau cintai tersimpan keburukan di dalamnya dan kemungkinan apa yang kamu benci tersimpan kebaikan di dalamnya.

Cinta kepada harta ertinya bakhil, cinta kepada perempuan ertinya alam, cinta kepada diri ertinya bijaksana, cinta kepada mati ertinya hidup dan cinta kepada Tuhan ertinya Takwa.

Lemparkan seorang yang bahagia dalam percintaan ke dalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan. Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan.

Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing.

Cinta adalah keabadian … dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki. Tetapi jika ianya pahit, lupakanlah segera!!

Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta kerana cinta bukanlah suatu objek yang bisa dilihat oleh mata kasar, sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.

Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta.

Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak mengubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temui didalam dirinya.
Kamu tidak akan pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.

Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.
Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.

Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir.

Sabtu, 27 Februari 2010

Soalan tentang Nabi Muhammad SAW



1. Bilakah nabi Muhammad s.a.w dilahirkan?
Jawapan – 12 Rabiul Awal Tahun Gajah

2. Siapakah nama ibu dan bapa nabi?
Jawapan;ibu =Aminah bt Wahab bin Abdumanaf bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah
Bapa = Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdumanaf bin Qushai bin Kilab bin Murrah

3. Bilakah bapa nabi meninggal dunia?
Jawapan; ketika nabi berusia 2 bulan dalam kandungan ibunya

4. Dimanakah ibu nabi wafat dan dikebumikan?
Jawapan; Abwa’ (sebuah desa antara Madinah dan Juhfah)

5. Ibu Nabi meninggal dunia ketika nabi berusia berapa tahun?
Jawapan; 6 tahun

6. Nabi diberi nama oleh datuknya dengan nama MUHAMMAD, apakah maksud Muhammad?
Jawapan; yang terpuji

7. Siapakah nama datuk nabi yang memeliharanya setelah kematian ibunya?
Jawapan; Abdul Muthalib

8. Datuk Nabi meninggal dunia ketika nabi berusia berapa tahun?
Jawapan; 8 tahun

9. Nabi telah dihantar ke perkampungan Bani Saad untuk disusukan kepada wanita desa. Siapakah nama ibu susuan nabi s.a.w?
Jawapan; Suwaibah al-aslamiyah dan Halimatus Saadiah

10. Berapa lamakah nabi dijaga oleh ibu susuan di perkampungan bani Saad?
Jawapan; sehingga nabi berumur 5 tahun

11. Siapakah nama bapa saudara yang menjaga Nabi setelah kematian datuknya?
Jawapan; Abu Thalib

12. Ketika nabi masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternakan. Apakah binatang tersebut?
Jawapan; kambing

13. Nabi pernah membawa barang dagangan Siti Khadijah untuk berniaga di Syam bersama dengan pembantu Siti Khadijah. Siapakah nama pembantu Siti Khadijah tersebut?
Jawapan; Maisarah

14. Pada usia berapakah Nabi dan Khadijah diijabkabulkan/berkahwin?
Jawapan; nabi =25 tahun , Khadijah = 40 tahun

15. Berapakah usia nabi ketika diangkat sebagai rasul?
Jawapan; 40 tahun

16. Apakah ayat al-Quran yang pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad s.a.w?
Jawapan; Iqra’

17. Di awal Islam, Nabi telah berdakwah secara sembunyi-sembunyi. Dimanakah markaz/pusat dakwah tersebut?
Jawapan; di rumah Arqam bin Abi Al-Arqam

18. Berapa lamakah nabi berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
Jawapan; 3 tahun

19. Siapakah orang yang mula-mula masuk Islam sepanjang dakwah nabi secara sembunyi-sembunyi?
Jawapan;
Khadijah - isteri Nabi
Ali bin Abi Thalib - sepupu nabi
Zaid bin Harithah - hamba nabi kemudian jadi anak angkat nabi
Abu Bakar As-Siddiq - kawan karib nabi
Uthman bin Affan
Zubair bin Awwam
Sa’ad bin Abi Waqas
Abdul Rahman bin ‘Auf
Thalhah bin ‘Ubaidillah
Abu ‘ubaidillah bin Jarrah
Arqam bin Abi al-Arqam
Fatimah bt Khattab (adik Umar al-Khattab) dan suaminya Said bin Zaid al-‘Adawi

20. Berapakah usia nabi ketika wafat?
Jawapan; 63 tahun

21. Tentera bergajah telah dimusnahkan oleh Allah dengan dikirimkan burung apa?
Jawapan; Burung Ababil

Bhgn II

1. Bilakah tarikh nabi Muhammad s.a.w dilahirkan mengikut kalendar masehi?
-jawapan – 20 april 571M

2. Apakah peristiwa yang berlaku sebagai tanda sebelum kelahiran Nabi Muhammad s.a.w?
Jawapan; api sembahan Agama Majusi di Rom terpadam

3. Kenapakah tahun kelahiran nabi digelar sebagai tahun gajah?
Jawapan; kerana pada tahun berkenaan tentera bergajah yang diketuai oleh Abrahah menyerang dan mahu meruntuhkan Kaabah. Tetapi tentera tersebut dihancurkan oleh Allah dengan burung Ababil..

4. Ketika Nabi berusia 12 tahun, Abu Thalib membawa nabi bersama dalam urusan perdagangan ke Syam. Ketika itu, Pendeta Nasrani yang alim, telah berjumpa dan menasihati Abu Thalib supaya menjaga dengan baik dan membawa pulang segera Nabi Muhammad s.a.w kerana dikhuatiri akan dibunuh oleh orang yahudi? Siapakah nama pendeta Nasrani tersebut?
Jawapan; Buhaira

5. Ketika Nabi berusia 15 tahun, peperangan antara Quraisy dan Qais ‘Ailan yang berlaku pada bulan Zulqaedah. Menurut pandangan bangsa Arab pada masa itu, peperangan adalah dilarang pada bulan zulqaedah kerana ia adalah bulan suci. Apakah nama peperangan tersebut?
Jawapan; Harbul Fijar (peperangan mencemar kesucian)

6. Semenjak kematian Abdul Muthalib, pemimpin-pemimpin Quraisy telah bersumpah akan bersatu dan bersama dalam menangani kes-kes di kota Mekah supaya tiada seorangpun yang akan teraniaya. Aku janji dan sumpah tersebut telah dilakukan di rumah Abdullah Bin Juda’an ketika nabi berusia belasan tahun. Mengikut sejarah, apakah nama sumpah tersebut?
Jawapan; Halful Fudhul

7. Seramai 13 orang yang telah menjadi isteri kepada nabi Muhammad s.a.w. Sebutkan empat sahaja daripada isteri baginda.
Jawapan;
1- Khadijah Bt Khuwailid
2- Saudah Bt Zam’ah
3- Aisyah
4- Zainab Bt Khuzaimah
5- Hafsah
6- Ummu Salamah
7- Zainab Bt Jahsyi
8- Raihanah
9- Juwairiyah
10- Syafiah
11- Ummu Habibah
12- Mariyah Qibtiyah
13- Maimunah

8. Nabi Muhammad s.a.w mempunyai tujuh orang anak. Sebutkan tiga sahaja nama anak Nabi Muhammad s.a.w?
Jawapan; Qasim, Abdullah, Ibrahim, Fatimah, Zainab, Ummi Kalthum, Rukiyah,

9. Bilakah tarikh Nabi Muhammad s.a.w wafat?
Jawapan; Isnin, 12 Rabiul Awal tahun 11 hijrah / 8 Jun 632 Masehi - usia 63 tahun

10. Nabi semasa sejak kecil telah digelar al-Amin, apakah maksud al-amin?
Jawapan; seorang yang jujur dan amanah/orang yang dapat dipercayai

11. Sebelum diangkat sebagai rasul, Nabi ber’uzlah (bertahanus) untuk beribadat dan berzikir kepada Allah s.w.t selama sebulan. Dimanakah Nabi ber’uzlah?
Jawapan; Gua Hira (di Jabal Nur)

12. Pada tahun ke 10 baginda diutus sebagai rasul, ada dua musibah yang besar telah menimpa baginda. Dalam sejarah, tahun tersebut digelar sebagai ‘Aamul Huzni’ iaitu Tahun Kesedihan. Apakah dua musibah tersebut yang menimpa Nabi?
Jawapan; Kematian Abu Thalib
Kewafatan Isteri nabi; Siti Khadijah

13. Setahun selepas tahun kesedihan, nabi dihiburkan dengan mukjizat yang besar dan pada ketika itu, diwajibkan solat lima waktu sehari semalam. Apakah nama peristiwa tersebut?
Jawapan; Isra’ Mikraj

Khamis, 11 Februari 2010

Adab Memotong Kuku



Menurut Kamus Dewan, kuku ialah selaput atau bahagian keras yang tumbuh
pada hujung jari manusia, benda keras yang menganjur yang tumbuh pada hujung
kaki(ada yang besar dan ada yang panjang dan tajam). Kuku yang diciptakan Allah Subhanahu wa Ta'ala mempunyai peranan dan kepentingannya yang tersendiri kepada manusia. Dalam hukum Islam, kuku berperanan dalam beberapa perkara hukum yang tidak seharusnya diabaikan oleh umat Islam. Walaupun ia dilihat hanya seolah-olah perkara kecil, namun kadang-kadang ia adalah perkara besar, sebagai contoh ketika seorang yang masih dalam ihram haji atau umrah didenda membayar dam kerana memotong
kukunya. Demikian juga kuku boleh menyebabkan tidak sah wudhu atau mandi junub,
jika air tidak atau terhalang sampai ke kuku.

Beberapa permasalahan yang berhubungkait dengan kuku dari segi hukum,
hikmat memotong kuku, memanjangkan dan mewarnanya akan dibincangkan dalam
Irsyad Hukum kali ini.

Hukum Dan Hikmat Memotong Kuku

Memotong kuku adalah termasuk dalam amalan sunat. Sebagaimana disebutkan
dalam hadis dari 'Aisyah Radhiallahu 'anha yang maksudnya:

"Sepuluh perkara dikira sebagai fitrah (sunnah):
memotong misai, memelihara janggut, bersugi, memasukkan air ke hidung, memotong
kuku, membasuh sendi-sendi, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu ari-ari,
bersuci dengan air (beristinja), berkata Zakaria: "berkata Mus'ab:
"Aku lupa yang kesepuluh kecuali berkumur."

(Hadis riwayat Muslim)

Memotong kuku adalah sunat bagi lelaki dan perempuan sama ada kuku
tangan atau kaki. Adapun hikmat daripada pensyariatan memotong kuku ialah
menghilangkan segala kotoran yang melekat atau berkumpul di celah kuku, yang
mana kotoran tersebut boleh menghalang sampainya air ketika bersuci.

Selain daripada itu, jika kuku itu pula dibiarkan panjang dan segala
kotoran atau najis melekat di dalamnya, nescaya ia boleh menjejaskan kesihatan.
Cara Dan Benda Untuk Memotong Kuku

Sunat memotong kuku bermula daripada tangan kanan kemudian tangan kiri,
memotong kuku kaki kanan kemudian kaki kiri.

Menurut Imam an-Nawawi, sunat memotong kuku bermula jari tangan kanan
keseluruhannya daripada jari telunjuk sehinggalah jari kelingking dan diikuti
ibu jari, kemudian tangan kiri daripada jari kelingking sehinggalah ibu jari.

Sementara kuku kaki pula, bermula kaki kanan daripada jari kelingking
sehinggalah ibu jari kemudian kaki kiri daripada ibu jari sehinggalah
kelingking.

Harus seseorang itu memotong kukunya dengan menggunakan gunting, pisau
atau benda yang khas yang tidak menyebabkan mudharat pada kuku atau jari
sepertimana yang dikenali sebagai alat pemotong kuku.
Setelah selesai memotong kuku, sayugia segera membasuh tangan (tempat
kuku yang telah dipotong) dengan air. Ini kerana jika seseorang itu menggaru
pada anggota lain, ditakuti akan menghidap penyakit kusta.

Menurut kitab al-Fatawa al-Hindiyah dalam mazhab Hanafi bahawa makruh
memotong kuku dengan menggunakan gigi kerana ia boleh mewarisi penyakit kusta.

Waktu Memotong Kuku

Dalam perkara memotong kuku, waktu juga diambil kira dan diambil
perhatian dalam Islam. Adapun waktu memotong kuku itu tertakluklah pada panjang
kuku tersebut. Bila-bila masa sahaja diharuskan memotong kuku apabila seseorang
itu berkehendak pada memotongnya. Akan tetapi janganlah membiarkan kuku
tersebut tidak dipotong sehingga melebihi empat puluh hari. Sebagaimana
diriwayatkan daripada Anas bin Malik yang maksudnya :

"Telah ditentukan waktu kepada kami memotong
misai, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu ari-ari agar kami
tidak membiarkannya lebih daripada empat puluh malam."

(Hadis riwayat Muslim)

Adapun menurut Imam asy-Syafi'e dan ulama-ulama asy-Syafi'eyah, sunat
memotong kuku itu sebelum mengerjakan sembahyang Juma'at, sebagaimana
disunatkan mandi, bersugi, berharuman, berpakaian kemas sebelum pergi ke masjid
untuk mengerjakan sembahyang Juma'at.
Diriwayatkan oleh Abu Sa'id al-Khudri dan Abu Hurairah Radhiallahu
'anhuma berkata yang maksudnya :

Maksudnya: "Bersabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam:
"Sesiapa yang mandi pada hari Juma'at, bersugi, berwangian jika
memilikinya dan memakai pakaian yang terbaik kemudian keluar rumah sehingga
sampai ke masjid, dia tidak melangkahi (menerobos masuk) orang-orang yang telah
bersaf, kemudian dia mengerjakan sembahyang apa sahaja (sembahyang sunat), dia
diam ketika imam keluar (berkhutbah) dan tidak berkata-kata sehingga selesai
mengerjakan sembahyang, maka jadilah penebus dosa di antara Juma'at itu dan
Juma'at sebelumnya."

(Hadis riwayat Ahmad)

Daripada Abu Hurairah
katanya yang maksudnya :

"Bahawasanya Rasulullah Shallallahu 'alahi
wasallam memotong kuku dan mengunting misai pada hari Juma'at sebelum Baginda
keluar untuk bersembahyang."

(Riwayat al-Bazzar dan ath-Thabrani)

Sementara menurut Ibnu Hajar Rahimahullah pula, sunat memotong
kuku itu pada hari Khamis atau pagi Juma'at atau pada hari Isnin.

Sabtu, 30 Januari 2010

Mutiara Kata



"Orang yang sebenarnya berani ialah mereka yang tak lekas patah hati, tetapi bertahan dengan menghadapi setiap dugaan dan cabaran"

"Jangan lihat apa yang telah kamu usahakan, tetapi lihatlah apa yang belum kamu selesaikan"

"Tiada siapa yang paling pandai dan paling bodoh di dunia ini kerana setiap yang pandai itu boleh menjadi bodoh dan setiap yang bodoh itu boleh menjadi pandai"

"Setiap jiwa yang dilahirkan telah tertanam dengan benih untuk mencapai keunggulan hidup.Tetapi benih itu tidak akan tumbuh seandainya tidak dibajai dengan keberanian"

"Benarlah usaha itu tangga kejayaan. Tetapi jika tiada kesungguhan dan niat bukan kerana Allah, samalah seperti anda menggunakan tangga untuk turun ke bawah"

"Orang yang cemerlang melihat setiap halangan sebagai peluang untuk mengasah potensi, manakala orang yang tidak cemerlang menganggap setiap halangan sebagai alasan yang menyebabkan kemundurannya"

"Tidak semua yang kita ingin mampu kita perolehi sebagaimana tidak semua yang kita perolehi adalah yang kita inginkan"

"Kejayaan adalah tangga yang tidak dapat anda panjat dengan tangan di dalam poket"

"Orang yang selalu bersedih akan sukar mencapai apa yang dicita-citakan"

"Merasakan diri lemah adalah titik untuk memajukan diri"

"Janganlah kamu berkawan dengan orang yang suka melakukan maksiat, nanti hilang kebencian kamu terhadap maksiat"

"Tiada sesuatu yang lebih bahaya kepada seseorang selain daripada kawan yang elok percakapannya tetapi buruk perbuatannya"

"Orang yang sangat dibenci oleh Allah ialah orang yang suka bermusuh-musuhan"

"Jangan dilupa pada yang putih. Ianya suci, bersih sudi juga mengingatkan kita pada usia"

"Hidup yang berguna adalah hidup yang ketika petang membawa suluh untuk menghadapi malam yang akan sampai"

"Jadikanlah masa yang berlalu itu pengalaman dan pengajaran, masa yang sedang berjalan kita isi dengan amalan dan masa hadapan jangan terlalu diangan-angankan"

"Suatu hari nanti kita pasti berhenti bekerja dengan manusia, tetapi tiada istilah berhenti bekerja dengan Allah melainkan perjuangan berakhir bersama nafas terakhir"

"Kekayaan yang hilang dapat dikejar kembali dengan kerajinan dan jimat cermat. Kesihatan yang hilang boleh direbut kembali dengan ubat-ubatan. Akan tetapi waktu yang hilang pasti tidak akan kembali"

"Bila anda dapat bangun dari tidur pada suatu pagi, bermakna anda harus menjadikan hidup anda lebih bermakna sebagai tanda kesyukuranmu kepada Ilahi"

"Bersedekah dengan senyuman lebih baik daripada bersedekah dengan harta kerana bersedekah dengan senyum, manusia tidak terasa terhutang apa-apa dan tidak pula terasa dihina"

"Janganlah engkau pandang ringan perbuatan baik, sekalipun hanya dengan menunjukkan muka manis ketika engkau bertemu dengan saudaramu"

"Jadilah seperti pohon kayu yang lebat buahnya, tumbuh di tepi jalan. Dilempar orang dengan batu tetapi dibalas dengan buah"

"Manusia tidak dapat mengubah rupa bentuk mukanya, tetapi jika dia mahu, dia boleh mempercantikkan budinya"

"Perkataan yang baik tidak akan muncul dalam jiwa yang kotor seperti biji benih yang tidak akan tumbuh pada tanah yang gersang"

"Kekayaan yang paling kaya ialah akal, kemiskinan yang paling besar ialah bodoh, keburukan yang paling buruk ialah terpesona pada diri sendiri, dan semulia-mulia kelakuan ialah akhlak yang baik"

"Yang menentukan masa depan anda bukan kekayaan, kedudukan dan kebahagiaan yang anda capai, tetapi ke arah mana akan anda bawa semua itu"

"Orang yang sibuk mengejar kepentingan dirinya sendiri akan mencipta banyak lawan"

"Jika kita bukan pelita yang menerangi malam, memadailah kita menjadi kunang-kunang yang akan menemani malam"

"Hidup adalah komedi bagi sesiapa yang hidupnya dengan akal. Dan merupakan tragedi bagi sesiapa yang hidup dengan emosi"

"Berfikir sebelum berbuat adalah satu kebijaksanaan, berfikir selepas berbuat adalah satu kebodohan, berbuat tanpa berfikir adalah seribu kebodohan"

"Sesiapa yang dapat menahan marahnya, padahal dia berkuasa untuk melepaskan marahnya itu maka Allah memenuhi hatinya dengan iman dan rasa aman ketenangan"

"Yang bernama perwira bukanlah yang banyak menjatuhkan lawan, tetapi perwira sejati ialah orang yang sanggup menguasai dirinya ketika marah"

"Ilmu dan kepandaian itu adalah sahabat yang setia dalam hidup sampai kepada penghabisan umur"

"Ilmu itu didapati dengan lidah yang gemar bertanya dan akal yang suka berfikir"

"Kita menilai diri sendiri berdasarkan apa yang kita mampu buat, orang lain menilai berdasarkan apa yang telah kita buat"

"Seorang guru yang jujur harus berniat agar muridnya lebih pintar daripadanya, manakala seorang murid yang jujur harus pula mengakui kepintaran gurunya"

"Cintailah yang memberi nikmat dan jangan engkau cintai nikmat yang diberikan"

"Dengan hatilah seseorang itu melihat dengan betul, apa yang penting tidak dapat dilihat dengan mata"

"Kerana anda dapat mengawal kehidupan anda. Jangan sesekali lupa bahawa anda adalah diri anda setelah pilihan yang anda buat secara sedar atau tidak sedar" Barbara Hall.

"Cara yang paling cepat melakukan banyak perkara ialah dengan melakukan satu perkara dalam satu masa"

"Sokong mereka yang kuat, galakkan mereka yang pemalu, ingatkan mereka yang cuai, dan beri amaran kepada mereka yang menentang"

"Ramai orang yang boleh memiliki jam tangan yang tinggi harganya tetapi tidak ramai boleh menetapi masa yang berharga"

"Manusia berharap terlalu banyak tetapi berbuat terlalu sedikit"

"Kegagalan hari Ini beerti pendorong, namun kejayaan semalam bukan beerti kemegahan, oleh itu gantungkanlah cita-citamu setinggi-tinggi bintang di langit, dan rendahkanlah dirimu serendah-rendah rumput di bumi"

"Manusia yang berhati suci adalah manusia yang banyak menangis daripada ketawa. Didiklah hati dengan keihklasan dan kesucian agar liku-liku kehidupan ini menjadi lebih bermakna dan mengikuti arus perubahan kedewasaan"

"Tugas pertama seorang lelaki ialah menjadi dirinya sendiri"

"Pilihlah seseorang untuk dicintai & cintalah pilihan anda itu"

"Cinta tidak berbalas sama seperti soalan tanpa jawapan"

"Lelaki pendiam ibarat air tenang dalam & bahaya"

"Orang yang bijak mempelajari banyak perkara daripada musuhnya sendiri"

"Terdapat banyak kemungkinan untuk gagal kerana kejayaan hanya boleh dicapai dengan satu perkara iaitu USAHA"

"Ketika ditimpa bencana, kita akan mengenali yang mana satu lawan & yang mana satu kawan"

"Membaca menjadikan diri anda sebagai seorang lelaki, menghadiri persidangan sebagai persediaan menjadi lelaki yang sebenar & menulis menjadikan anda lelaki sejati"

"Pemimpin yang baik akan memikul kesalahan & tidak mengejar nama"

"Lelaki berani mungkin akan kalah tetapi tidak akan mengalah"

"Jika anda hanya berbuat baik kepada diri sendiri maka anda sebenarnya tidak pernah membuat kebaikan"

"Pengalaman ialah gelaran yang diberikan oleh setiap orang terhadap kesilapan mereka"

"Kebocoran yang kecil masih boleh menenggelamkan sebuah kapal yang besar"

"Tiada hadiah yang lebih berharga daripada nasihat yang baik"

"Anak lelaki tetap menjadi anak lelaki sehinggalah beliau beristeri. Anak perempuan kekal menjadi anak perempuan seumur hidupnya"

"Kebodohan ialah kesilapan bagi seseorang yang mempunyai peluang untuk menjadi pandai"

"Gunakan akal anda seolah-olah nyawa anda bergantung kepadanya"

"Anda tidak akan berjaya menjadi penulis sekiranya anda tidak menjadi pembaca terlebih dahulu"

"Gunakan akal anda seolah-olah nyawa anda bergantung kepadanya"

"Nyanyian ibu untuk menidurkan anaknya ketika kecil adalah suara yang paling merdu di dunia"

"Orang miskin memakan makanan nyang lebih enak daripada orang kaya kerana makanan mereka adalah berkat kepada kemiskinan mereka"

"Anda tidak akan berasa penat sekiranya melakukan perkara yang anda suka"

"Lebih baik seseorang wanita mengahwini lelaki yang mencintainya daripada lelaki yang beliau cintai"

"Jika anda berhasrat untuk berjaya, jangan hanya memandang ke tangga tetapi belajarlah untuk menaiki tangga tersebut"

"Di mana anda berdiri, di situlah perlumbaan kehidupan anda dan lupakan masa silam"

"Berhati-hatilah dengan kemarahan seorang yang sedang bersabar"

"Tanpa permulaan, anda tidak akan sampai ke mana-mana"

"Adalah lebih baik untuk mengetahui kelemahan & kegagalan sendiri daripada menuding kesalahan kepada pihak lain"

"Setiap malam sebelum tidur,anda perlu menetapkan satu matlamat di dalam minda & menguatkannya dari hari ke hari"

"Jika anda hilang segala-galanya, jangan lupa, kerana anda masih mempunyai masa depan"

"Sesiapa yang tidak pernah merasai kepahitan tidak akan mengenal kemanisan......... "

"Masyarakat abad dahulu menggunakan tenaga manusia untuk membina sebuah monumen yang indah sekali. Masyarakat abad kini menggunakan jentera hanya untuk membina sebuah kedai........."

"Tidak pernah wujud orang malas. Orang yang dianggap malas ialah orang yang tidak dapat mencari pekerjaan yang sesuai dengan minatnya"

"Jika poket anda penuh, anda tidak akan kekurangan sahabat"

"Semua perkara adalah sukar sebelum ia menjadi mudah"

"Seorang lelaki boleh dikalahkan tetapi tidak boleh dimusnahkan"

"Kemenangan terhadap diri sendiri adalah lebih baik daripada kemenangan terhadap orang lain"

"Orang pengecut ialah orang yang melihat sesuatu yang benar tetapi tidak melakukannya"

"Kemenangan hanya untuk orang yang berhak mendapatkannya"

''Lebih mudah untuk memenuhi impian kita yang pertama daripada cuba untuk mengejar impian-impian lain selepasnya''

''Tidak ketawa walaupun sehari amat merugikan''

''Anda tidak boleh mengubah masa lepas anda. Tetapi anda boleh memusnahkan diri anda kini sekiranya terlalu memikirkan masa depan anda'

"Tidak penting sama ada berapa lama kita hidup. Yang penting bagaimana keadaan kita semasa hidup"

'Berdoa dan meminta bukannya perkara yang sama''

''Berterima kasihlah kepada pokok yang memberi anda perlindungan dengan tidak memusnahkannya''

''Sembahyang adalah prinsip utama dalam hidup. Memberi alasan tidak cukup masa untuk melakukannya adalah hinaan kepada Allah''

''Jangan tinggalkan hingga esok apa yang boleh disiapkan hari ini''

''Tiada hiburan yang lebih murah daripada membaca''

''Apabila semua benda kelihatan semakin hilang, ingatlah bahawa masa depan masih ada''

''Rasuah akan sentiasa wujud selagi masih ada perasaan tamak pada diri manusia''

''Jangan sangka diri kita adalah yang terbaik kerana kita belum kecapi kejayaan yang orang lain capai''

''Tidak semestinya orang yang berjaya terus berjaya dan orang yang gagal terus gagal''

"Orang yang serba kekurangan kurang mengetahui kelemahan dirinya sebaliknya sentiasa menyalahkan orang lain atas apa yang berlaku"

''Dalam dunia ini lebih ramai yang berlidah buaya daripada yang berlidah manusia''

''Dunia bukanlah tempat menunjukkan kekuatan tetapi untuk kita rasai nikmatnya''

''Orang yang sentiasa berusaha ialah seorang yang takutkan kegagalan''

''Seseorang yang cepat mendaki ke puncak akan cepat pula jatuh ke bumi''

''Kepakaran seseorang tidak akan ke mana selagi dia tidak membuktikannya melalui perlaksanaan''

"Sewaktu senang kita lebih menghargai kekayaan tetapi sewaktu susah kita akan lebih menghargai kesihatan"

''Penipu yang mahir sekalipun tidak akan menyedari sekiranya dirinya ditipu''

''Kegagalan adalah permulaan kepada kejayaan''

"Harta boleh menjadikan seseorang yang tamak sebagai hambanya"

''Kecantikan dan kebaikan tidak wujud bersama''

"Peperangan hanya boleh menjanjikan kemenangan selepas kemusnahan dan kematian"

"Setiap manusia hanya mempunyai dua matlamat iaitu cita-cita & kejayaan"

"Harta menjamin dunia. Iman menjaminkan akhirat"

"Penghalang kepada kejayaan adalah fikiran sendiri, bukannya kecacatan atau kekurangan"

''Seorang anak tidak akan mengetahui kasih sayang ibu bapanya terhadapnya sehinggalah dia mempunyai anak sendiri''

"Kawan yang sebenar ialah seorang yang dapat menerima diri kita yang sebenar"

"Masa adalah sekolah di mana kita belajar. Masa adalah api di dalamnya kita terbakar"

"Manusia mesti menamatkan peperangan, jika tidak peperangan akan menamatkan manusia"

"Arus masa depan telah tiba & tiada cara melawannya"

''Kisah cinta yang sebenarnya tiada akhirnya''

"Bukti terbaik cinta ialah kepercayaan"

"Kita lebih banyak berusaha untuk menegakkan benang basah daripada berusaha memperbaiki kelemahan diri"

"Jika kita melakukan sesuatu dengan keikhlasan, nescaya ganjaran yang kita terima juga setanding dengan apa yang kita usahakan"

"Semangat yang kuat mampu mengatasi apa sahaja cabaran yang datang"

"Selagi kita mencuba dan berusaha, selagi itulah kita akan beroleh apa yang kita hajati"

''Dendam adalah manis. Balasannya adalah pahit''

''Fikiran membawa kepada pekerjaan. Pekerjaan membawa kepada kejayaan. Kejayaan membawa kepada impian''

''Sungguhpun bertanya itu memalukan, tetapi disitulah kebenaran yang mudah diperolehi. Malu bertanya sesat jalan. Bertanyalah pada mereka yang arif''

''Perkara yang paling manis dalam dunia ini ialah pujian seorang kekasih daripada perasaan cintanya. Ia lebih manis daripada madu yang paling enak di dunia ini''

''Pemimpin yang paling berkuasa ialah yang disegani oleh rakyatnya, manakala seorang pemimpin yang tidak baik akan menipu rakyatnya''

''Anak yang soleh sentiasa bermanis muka ketika bercakap, tidak berwajah garang atau bermasam muka kepada orang lain''

''Ilmu yang tidak dimenafaatkan umpama pohon yang tidak berbuah''

''Tiap-tiap perkara yang tidak dimulai dengan BISMILLAH, maka akan terputus keberkatannya"

''Janganlah kita bersikap sombong dan bermegah-megah dengan kelebihan yang ada pada diri kita. Orang yang sombong selalunya akan dibenci''

''Bercakaplah yang benar walaupun ianya pahit''

''Sesungguhnya Allah s.w.t itu tidak melihat kepada tubuhmu, tidak pula melihat bentuk rupamu, tetapi Dia melihat kepada hatimu''

''Janganlah takut mencuba sesuatu yang baru, asalkan kalau kita yakin dengan kebaikan yang akan diperolehinya

''Janganlah mudah kita melemparkan kata-kata nista kepada orang lain sebab mungkin orang yang dinista itu lebih baik daripada kita. Orang yang baik juga sentiasa menjaga lidahnya daripada menyakiti hati orang lain''

Fikirkanlah dosa dan pahala...lalu laksanakanlah yang berpahala dan tinggalkan yang berdosa''

'Orang Mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih disukai oleh Allah daripada orang Mukmin yang lemah''

''Berbuat baiklah, sesungguhnya Allah s.w.t menyukai orang-orang yang berbuat baik''

''Jadikanlah hari ini lebih baik dari hari semalam''

''Tidak akan masuk syurga bagi orang yang memutuskan silaturrahim'.

''Tunaikanlah amanah yang dipertanggungjawabkan kepada kita dengan jujur''

''Berusahalah untuk menjadi kawan yang setia....kita tetap bersama walaupun dalam keadaan yang susah''

''Ingatlah, kita tidak akan menjadi miskin atau susah hanya kerana kita berkongsi sedikit daripada harta kita dengan orang lain''

''Tidak kira betapa kecil atau besar sumbangan yang boleh kita berikan, yang penting kita berusaha sebaik mungkin dengan keupayaan yang ada pada diri kita''

''Sesuatu kejayaan adalah lebih bermakna apabila ia disertai usaha yang bersungguh-sungguh...orang yang mudah berputus asa tidak mungkin beroleh kejayaan yang cemerlang. Biarlah bersusah dahulu, asalkan senang kemudian''

''Pentingkan yang lebih penting kerana yang lebih penting itu lebih penting dari yang penting''

''Jangan terlalu memandang tinggi kepada orang lain sehingga memandang rendah kepada diri sendiri''

''Janganlah kita mudah lupa diri apabila mendengar puji-pujian sebab tidak semua puji-pujian itu dapat memberi kebaikan kepada kita''

"Berusahalah dengan ikhlas tanpa memikirkan balasan semata-mata, kerana semakin tinggi keikhlasan di dalam diri, semakin tinggilah balasan baik yang akan diperolehi dalam keadaan sedar atau tidak"

"Jalan terbaik untuk keluar dari suatu kesulitan ialah menghadapi dan mengatasi kesulitan itu"

"Apabila kita mendengar sesuatu berita , kita selalu harus menunggu keputusannya"

"Memberi contoh dengan perbuatan adalah lebih baik daripada memberi contoh dengan perkataan"

"Manusia yang dapat membina dunia serta kemajuannya adalah manusia yang dapat memuji dan mengkritik"

"Perancangan yang teliti memainkan peranan yang penting dalam hidup manusia, jika anda mempunyai matlamat atau tujuan hidup jelas, anda harus merancangnya dengan teliti agar dapat menuju kearah sasaran dengan tepat"

"Keadilan adalah timbangan kebenaran, kesederhanaan adalah timbangan keberanian"

"Jika kita tidak mampu bertindak seperti yang kita harapkan maka kita harus bertindak apa yang kita mampu"

"Angan-angan, harapan, keinginan, kehendak dan cita-cita dapat diubah sehingga menjadi kenyataan, setelah melalui pengalaman pahit dan kegagalan dan tetap bertekad untuk berjalan terus maju terus tanpa mengenal lelah dan putus asa sekalipun orang lain sudah menghalangnya"

"Tidak sekali-kali panjang fikiran seseorang selain ia telah berilmu. Dan tidak sekali-kali berilmu seseorang itu selain ia beramal"

"Keyakinan yang mendalam akan membuat seseorang itu kebal terhadap ejekkan dan hinaan"

"Untuk mencapai cita-cita yang anda idam-idamkan, anda harus ada kemahuan , kebolehan, kesanggupan dan penentuan yang teguh"

"Modal paling baik dari seorang ialah kerajinannya"

"Jangan melepaskan apa yang berada berhampiran kita dengan bermimpi tentang apa yang jauh daripada kita"

"Barang siapa yang menjadikan dirinya pemimpin maka hendaklah ia mulai memimpin dirinya sebelum ia memimpin orang lain"

"Kalau kamu melihat seseorang berbudi luhur, berusahalah menyamai kebaikannya dan kalau kamu bertemu dengan seorang berbudi rendah, periksalah dirimu sendiri"

"Hargailah diri sendiri, peliharalah maruah dan martabat demi menjadi insan yang sempurna"

"Waktu sangat berharga, maka itu janganlah engkau habiskan kecuali untuk sesuatu yang berharga"

"Tidak ada yang lebih mencelakakan daripada bekerja tanpa menggunakan pengetahuan."

"Orang yang terlalu cepat berputus asa adalah orang yang putus harapan seumpama dia telah menyediakan dirinya untuk mati sebelum mati"

"Kesusahan tidak semuanya seksaan dan yang paling pahit itu bukan semuanya racun. Tetapi adakalanya lebih berguna daripada kesenangan yang terus-menerus"

"Benarlah usaha itu tangga kejayaan. Tetapi jika tiada kesungguhan dan niat bukan kerana Allah, samalah seperti anda menggunakan tangga untuk turun ke bawah"

"Orang yang cemerlang melihat setiap halangan sebagai peluang untuk mengasah potensi, manakala orang yang tidak cemerlang menganggap setiap halangan sebagai alasan yang menyebabkan kemundurannya"

"Tidak semua yang kita ingin mampu kita perolehi sebagaimana tidak semua yang kita perolehi adalah yang kita inginkan"

"Kejayaan adalah tangga yang tidak dapat anda panjat dengan tangan di dalam poket"

"Orang yang selalu bersedih akan sukar mencapai apa yang dicita-citakan"

"Manusia yang berjaya akan memperolehi keuntungan daripada kesilapannya, dan mencuba lagi dengan cara yang lain"

"Kegagalan bermakna bahawa anda belum berjaya lagi"

"Ingatlah bahawa anda boleh gagal dalam apa sahaja dalam hidup asalkan tidak menjadi seorang yang gagal"

"Kegagalan bukan bermakna anda tidak mencapai apa-apa.Ia bermakna anda telah mempelajari sesuatu"

"Wang bukanlah segala-galanya, namun ia pasti menjadi penghubung dengan anak-anak anda"

"Ramai orang yang masih bergantung kepada kerja-kerja yang bergaji rendah kerana mereka takut gagal jika mencuba kerja lain"

"Nafsu mengatakan wanita cantik atas dasar rupanya, akal mengatakan wanita cantik atas dasar ilmu dan kepandaiannya, dan hati mengatakan wanita cantik atas dasar akhlaknya"

"Sahabat yang beriman ibarat mentari yang menyinar. Sahabat yang setia bagai pewangi yang mengharumkan. Sahabat sejati menjadi pendorong impian. Sahabat berhati mulia membawa kita ke jalan Allah"

"Perkara yang paling manis dalam dunia ini ialah pujian seorang kekasih daripada perasaan cintanya. Ia lebih manis daripada madu yang paling enak di dunia ini"

"Kata-kata itu sebenarnya tidak mempunyai makna untuk menjelaskan perasaan. Manusia boleh membentuk seribu kata-kata, seribu bahasa. Tapi kata-kata bukan bukti unggulnya perasaan"

"semalam adalah sejarah,hari ini adalah kenyataan dan esok adalah rahsia...

Keseluruhan mutiara kata ini di himpun dari berbagai sumber seperti majalah, buku-buku, akhbar dan internet